Selasa, 29 Juni 2010
Pilih Pulau Komodo Menjadi salah satu keajaiban dunia
Jerman VS Argentina
Secara keseluruhan, kedua negara sudah bertemu sebanyak 18 kali. Argentina unggul karena meraih delapan kemenangan, sedangkan Jerman baru lima—lima kali imbang.
Namun, di pentas Piala Dunia, Jerman lebih unggul dari "Albiceleste". Sebelumnya, mereka sudah bertemu lima kali di mana Jerman meraih dua kemenangan, sedangkan Argentina baru sekali.
Satu-satunya kemenangan Argentina itu terjadi pada final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Waktu itu, tim "Tango" yang dimotori oleh Diego Maradona, yang sekarang menjadi pelatih, tampil sangat impresif dengan unggul 2-0 dulu lewat Jose Brawn dan Jorge Valdano, sebelum Jerman mengejarnya untuk mengubah skor menjadi 2-2 berkat gol Karl-Heinz Rummeniegge dan Rudi Voeller. Ketika pertandingan tersisa tujuh menit, Jorge Burruchaga menaklukkan kiper Harald Schumacher untuk memastikan Argentina meraih gelar kedua event empat tahunan tersebut.
Empat tahun berselang ketika turnamen diselenggarakan di Italia, Jerman membalasnya, juga di final. Andreas Brehme menjadi penentu kemenangan "Der Panzer", lewat gol penaltinya pada menit ke-85, yang memastikan Jerman meraih gelar ketiga Piala Dunia.
Piala Dunia 2006, ketika menjadi tuan rumah, Jerman kembali "membunuh" Argentina. Kali ini, pemenang ditentukan lewat drama adu penalti, setelah skor sepanjang waktu normal 90 menit plus tambahan 2 x 15 menit, tetap 1-1. Dalam adu keberuntungan di babak perempat final itu, Jerman yang menang dan mereka akhirnya tertahan di semifinal.
Sekarang, kedua tim harus saling menjegal di babak delapan besar lagi. Apakah Argentina bisa membalas? Ataukah Jerman kian menegaskan dominasinya di ajang Piala Dunia? Yang pasti, pemenang dalam laga ini bakal melapangkan jalan untuk menambah koleksi gelarnya!
"Head to head"
Total pertemuan: 18
Argentina menang: 8
Imbang: 5
Jerman menang: 5
- Pertemuan di Piala Dunia (5 kali bertemu, Jerman menang 2, draw 2, Argentina menang 1)
2006, Berlin, 30/6/2006: Jerman 1:1 a.e.t. (1:1, 0:0) 4:2 PSO Argentina di perempat final
1990, Roma, 8/7/1990: Jerman 1:0 (0:0) Argentina di final
1986, Meksiko City, 29/6/1986: Argentina 3:2 (1:0) Jerman di final
1966, Birmingham, 16/7/1966: Jerman 0:0 Argentina di penyisihan grup
1958, Malmo, 8/6/1958: Argentina 1:3 (1:2) Jerman di penyisihan grup
- Pertemuan di Piala Konfederasi
2005, Nuremberg, 21/6/2005: Argentina 2:2 (1:1) Jerman di penyisihan grup
- Pertemuan di pertandingan persahabatan (total 12 kali, Argentina menang 7, draw 2, Jerman menang 3)
Munich, 3/3/2010: Jerman 0:1 (0:1) Argentina
2005, Dusseldorf, 9/2/2005: Jerman 2:2 (2:1) Argentina
2001, Stuttgart, 17/4/2002: Jerman 0:1 (0:0) Argentina
1993, Miami, 15/12/1993: Jerman 1:2 (1:1) Argentina
1987, Berlin Barat, 2/4/1988: Argentina 0:1 (0:1) Jerman
1987, Buenos Aires, 16/12/1987: Argentina 1:0 (0:0) Jerman
1984, DuSseldorf, 12/9/1984: Jerman 1:3 (0:2) Argentina
1982, Buenos Aires, 24/3/1982: Argentina 1:1 (0:1) Jerman
1980, Montevideo, 1/1/1981: Jerman 1:2 (1:0) Argentina
1979, Berlin Barat, 12/9/1979: Jerman 2:1 (0:0) Argentina
1977, Buenos Aires, 5/6/1977: Argentina 1:3 (0:1) Jerman
1973, Munich, 14/2/1973: Jerman 2:3 (0:2) Argentina
Inggris kalah
Lahm: Inggris Remehkan Jerman
Inggris dinilai terlalu meremehkan kekuatan Jerman yang bermaterikan pemain muda dan kelas dua di level sepakbola Eropa, yang berakibat pada kekalahan mereka.
Oleh M Yanuar F
28 Jun 2010 21:09:00
Namun fakta yang ada di lapangan tidak demikian. Steven Gerrard dkk dipecundangi pasukan muda Jerman dengan skor yang cukup telak.
Kapten Jerman Philipp Lahm pun memiliki analisa sendiri mengenai apa yang membuat Inggris kalah dari timnya.
"Mungkin Inggris belum siap menghadapi pertandingan ini. Mungkin mereka meremehkan kami karena pemain kami tidak memiliki popularitas seperti pemain Inggris," ujar Lahm yang dilansir Sportinglife.
Bek kanan Jerman dan Bayern Muenchen itu menambahkan kegagalan pemain belakang Inggris mengatasi serangan timnya tak lepas karena kualitas yang lebih baik dimiliki oleh striker Jerman secara khusus, dan keseluruhan tim secara umum.
"Kami bisa memainkan umpan pendek, cepat dan kami memiliki tim yang bagus. Materi yang kami miliki memang masih muda, tapi kami adalah tim yang bagus," tegas Lahm.
Minggu, 27 Juni 2010
Jumat, 11 Juni 2010
DirectX II
Futuremark mengkonfirmasi bahwa versi berikutnya dari benchmark grafis yang populer mereka yaitu 3DMark 11, akan dirilis akhir tahun ini.
Tidak seperti rilis sebelumnya, versi 11 mengacu pada DirectX 11, dan software baru ini akan membutuhkan hardware yang mendukung DirectX 11
Dengan memanfaatkan engine DirectX 11 independen, Futuremark menyatakan bahwa 3DMark11 akan mampu merender semua tampilan uji/test dengan memanfaatkan semua fitur baru dari DirectX 11 seperti tessellation, kedalaman efek lapangan, pencahayaan volumetrik, perhitungan shader, dan multi-threading.
Beberapa fitur tersebut dapat dilakukan di DX10, tapi efek kinerja akan jauh lebih tinggi karena akan memerlukan multipe rendering.
Sejauh ini, informasi yang didapat FutureMark 3DMark11 akan memerlukan Windows Vista atau 7, yang sejalan dengan kebutuhan DX11; Versi baru ini akan tersedia dalam berbagai versi yang berbeda dengan harga yang berbeda, termasuk edisi gratis.
Anda dapat menemukan pengenalan singkat, screenshot, dan demo teknologi (video) dengan menggunakan mesin 11 DirextX baru berjudul “Deep Sea” di situs web 3DMark11.
Seperti 3DMark Vantage, 3DMark11 akan menyertakan iklan dalam rilis versi gratis.
Dalam video “Deep Sea”, semua kapal selam memiliki logo MSI (sama seperti logo Sapphire di kapal di versi Vantage).
Ayo Gabung
Rabu, 09 Juni 2010
Luna Ariel kawin......?????
Minggu, 25 April 2010
Instalasi Linux Debian
LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A
[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.
Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.
LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................
boot:_ [ENTER]
LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:
' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]
' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].
' Relase Notes '
Pilih [ENTER].
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the Keyboard
tekan [ENTER].
' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,
qwerty/us : U.S. English (QWERTY)
[ENTER]
LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]
' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]
' Lilo Limitations '
[ENTER]
' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]
Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]
LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]
' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]
' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]
' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]
' Please Wait '
' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]
' Please Wait '
LANGKAH VIII
Memilih Driver
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]
' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]
' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,
1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]
' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]
' kebdev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]
' mousedev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]
' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]
' eepro100 '
pilih, [ENTER]
atau bila gagal bisa coba bonding
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]
' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]
' msdos '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]
' apm '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih, ' cpuid ' [ENTER]
' cpuid '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
Pilih, ' Exit ' [ENTER]
LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the network
[ENTER]
' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]
' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]
' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]
' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]
' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]
LANGKAH X
Menginstall Base System
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install the base system
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]
' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]
' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.
LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make System Bootable
[ENTER]
' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]
' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]
' Securing LILO '
[ENTER]
LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make a Boot Floppy
Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]
' Change Disk '
[ENTER]
Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy
LANGKAH XIII
Mereboot Komputer
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Reboot The System
[ENTER]
' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]
Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.
Keluarkanlah cd deal dari cdrom.
Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,
Linux
WIN/Dos
Pilih Linux [ENTER]
LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian
Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]
' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]
What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]
Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]
' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]
Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]
Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]
Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]
Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]
' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]
Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]
' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]
Masukkan cd deal ke dalam cdrom.
Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]
Scan another CD?
pilih [ENTER]
Add another apt source?
pilih [ENTER]
Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]
Run tasksel?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih, [ENTER]
Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]
Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]
I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]
You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]
'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]
LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)
Coba masukkan login root dan passwordnya.
Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:
apt-get install "nama paket" [ENTER]
Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :
apt-get install lynx [ENTER]
Do you want to continue? [Y/n]
ketikan y [ENTER]
Setelah selesai menginstall lynx coba ketikkan perintah ini di console :
lynx kambing.vlsm.org [ENTER]
Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.
Selamat menggunakan Debian!
Selamat mencoba di rumah!
